Teruntuk Orang Tua
Hai guys, ini cerita dimana orang tua harus "peka" terhadap anaknya. Dan anaknya juga harus bisa "memikir" secara jernih untuk orang tuanya.
Tanpa basa-basi langsung aja dibaca....
Ma pa...
Maaf jika selama ini saya tidak mendengarkan perkataan kalian. Saya bukan bermaksud untuk membantah atau melanggar perkataan kalian, tetapi yang kalian larang itu adalah sesuatu yang baik. bukan malah sebaliknya.
Ma Pa...
Jangan tuntut saya utk mendapatkan juara 1 atau mendapatkan nilai tertinggi, cuma gara-gara saya ikut hal-hal yang baik.
Jangan memarahi saya lagi dengan kegiatan apapun itu. Biarpun saya jarang di rumah karna saya merasa tertekan menghadapi perkataan kalian. Saya tidak pernah menghambur hamburkan uang orangtua, saya hanya butuh tempat sendiri saja.
Ma pa...
Saya ingin menghabiskan masa-masa SMA saya dengan berbuat baik dan bermanfaat, saya juga tau batas batas pergaulan yg seharusnya. Karna waktu tak dapat terulang lagi.
Saya juga ingin seperti anak yang lain, mendapatkan ilmu yang tidak hanya di sekolah saja. Bagi saya ilmu itu dimana saja, asalkan kamu mampu mengolahnya dengan baik.
Saya ingin mencari jati diri saya sendiri, dengan cara saya sendiri.
Ma pa...
Saya ingin juga seperti anak yang lain yang kebanyakkan "membahagiakan orang tuanya sendiri". tetapi bagi saya, saya akan membahagian kalian dengan tempat terindah di surga.
Ma paa...
Jangan selalu sama kan saya dengan saudara sendiri maupun yang lain. karna setiap orang itu berbeda-beda kemampuan nya, dan mempunyai bakat dan pemikiran yang juga berbeda.
Prinsip saya hanya satu "ingin berbeda dengan yang lain".
Dan saya bukanlah anak remaja seperti lain nya.
Ma pa...
saya ingin menjadi pribadi yang berbeda. biarpun kalian memandang saya tidak sesuai harapan tetapi itulah saya. Saya yang tidak bisa menunjukkan secara langsung.
Ma pa...
Saya ingin di mengerti dan di dukung apa yang saya buat.
Saya terus berdoa agar kalian diberikan hidayah dan merestui apa yang saya kerjakan.
Teruntuk para orang tua...
Pahamilah anak mu sendiri, jika kalian selalu menuntut mereka.
Mereka bisa akan ke jalan yang salah... *insyaallah saya tidak seperti itu*.
Dan setiap anak, setiap orang tua itu berbeda beda yahh.
Selesai....
Yapp mungkin ini cerita pertama gue dan mungkin ini cerita dari pengalaman gue.
Arti "selesai" bukanlahh berhenti sampai disini saja.
Gue bakalan menulis pengalaman gue selanjut nya. Ditunggu aja episode selanjutnya.....
Tanpa basa-basi langsung aja dibaca....
Ma pa...
Maaf jika selama ini saya tidak mendengarkan perkataan kalian. Saya bukan bermaksud untuk membantah atau melanggar perkataan kalian, tetapi yang kalian larang itu adalah sesuatu yang baik. bukan malah sebaliknya.
Ma Pa...
Jangan tuntut saya utk mendapatkan juara 1 atau mendapatkan nilai tertinggi, cuma gara-gara saya ikut hal-hal yang baik.
Jangan memarahi saya lagi dengan kegiatan apapun itu. Biarpun saya jarang di rumah karna saya merasa tertekan menghadapi perkataan kalian. Saya tidak pernah menghambur hamburkan uang orangtua, saya hanya butuh tempat sendiri saja.
Ma pa...
Saya ingin menghabiskan masa-masa SMA saya dengan berbuat baik dan bermanfaat, saya juga tau batas batas pergaulan yg seharusnya. Karna waktu tak dapat terulang lagi.
Saya juga ingin seperti anak yang lain, mendapatkan ilmu yang tidak hanya di sekolah saja. Bagi saya ilmu itu dimana saja, asalkan kamu mampu mengolahnya dengan baik.
Saya ingin mencari jati diri saya sendiri, dengan cara saya sendiri.
Ma pa...
Saya ingin juga seperti anak yang lain yang kebanyakkan "membahagiakan orang tuanya sendiri". tetapi bagi saya, saya akan membahagian kalian dengan tempat terindah di surga.
Ma paa...
Jangan selalu sama kan saya dengan saudara sendiri maupun yang lain. karna setiap orang itu berbeda-beda kemampuan nya, dan mempunyai bakat dan pemikiran yang juga berbeda.
Prinsip saya hanya satu "ingin berbeda dengan yang lain".
Dan saya bukanlah anak remaja seperti lain nya.
Ma pa...
saya ingin menjadi pribadi yang berbeda. biarpun kalian memandang saya tidak sesuai harapan tetapi itulah saya. Saya yang tidak bisa menunjukkan secara langsung.
Ma pa...
Saya ingin di mengerti dan di dukung apa yang saya buat.
Saya terus berdoa agar kalian diberikan hidayah dan merestui apa yang saya kerjakan.
Teruntuk para orang tua...
Pahamilah anak mu sendiri, jika kalian selalu menuntut mereka.
Mereka bisa akan ke jalan yang salah... *insyaallah saya tidak seperti itu*.
Dan setiap anak, setiap orang tua itu berbeda beda yahh.
Selesai....
Yapp mungkin ini cerita pertama gue dan mungkin ini cerita dari pengalaman gue.
Arti "selesai" bukanlahh berhenti sampai disini saja.
Gue bakalan menulis pengalaman gue selanjut nya. Ditunggu aja episode selanjutnya.....
Mohon maaf jika ada kata yg menyinggungkan, terimakasih sudah membaca.
Jangan lupa di COMMENT yaaa....
Comments
Post a Comment